Welcome To My Blog

Rabu, 21 November 2012

Lirik Bondan Prakoso & Fade 2 Black Tak Sempurna



Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang gantikan siang
Mereka bilang kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau segalanya, murni estetika
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa O2
Ku telah jauh kembali susunan alam
Menggali artifakmu lebih mendalam
Karena satu untuk alasan walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti, mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari, mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah kau tetap hal yang terindah
Kau yang terindah
Meski rapuh kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna

Selasa, 06 November 2012

SKL Matematika

SKL Matematika tahun 2011/2012
(materi tugas)
KISI-KISI  UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012
 (PROGRAM IPA)

NO
KOMPETENSI
INDIKATOR
1.
Memahami pernyataan dalam
matematika dan ingkarannya, menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor, serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah.
Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa
premis.
Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan
majemuk atau pernyataan berkuantor.
2.
Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat, fungsi eksponen dan grafiknya, fungsi komposisi dan fungsi invers, sistem persamaan linear, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya, suku banyak, algoritma sisa dan teorema pembagian, program linear, matriks dan determinan,
vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta mampu menggunakannya dalam pemecahan masalah.
Menggunakan aturan pangkat, akar dan logaritma.
Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar
persamaan kuadrat.
Menyelesaikan masalah persamaan atau fungsi
kuadrat dengan menggunakan diskriminan.
Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan
dengan sistem persamaan linear.
Menentukan persamaan lingkaran atau garis singgung
lingkaran.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
teorema sisa atau teorema faktor.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
komposisi dua fungsi atau fungsi invers.
Menyelesaikan masalah program linear.
Menyelesaikan operasi matriks.
Menyelesaikan operasi aljabar beberapa vektor
dengan syarat tertentu.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan besar
sudut atau nilai perbandingan trigonometri sudut antara dua vektor.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
panjang proyeksi atau vektor proyeksi.
Menentukan bayangan titik atau kurva karena dua
transformasi atau lebih.
Menentukan penyelesaian pertidaksamaan eksponen
atau logaritma.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
fungsi eksponen atau fungsi logaritma.
Menyelesaikan masalah deret aritmetika.
Menyelesaikan masalah deret geometri.
3.
Memahami sifat atau geometri dalam
menentukan kedudukan titik, garis, dan bidang, jarak dan sudut.
Menghitung jarak dan sudut antara dua objek (titik,
garis dan bidang) di ruang.
4.
Memahami konsep perbandingan
fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri, melakukan manipulasi
Menyelesaikan masalah geometri dengan
menggunakan aturan sinus atau kosinus.
Menyelesaikan persamaan trigonometri.



NO
KOMPETENSI
INDIKATOR

aljabar untuk menyusun bukti serta
mampu menggunakannya dalam pemecahan masalah.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai
perbandingan trigonometri yang menggunakan rumus jumlah dan selisih sinus, kosinus dan tangen serta jumlah dan selisih dua sudut.
5.
Memahami konsep limit, turunan dan
integral dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri, serta mampu menerapkannya dalam pemecahan masalah.
Menghitung nilai limit fungsi aljabar dan fungsi
trigonometri.
Menyelesaikan soal aplikasi turunan fungsi.
Menentukan integral tak tentu dan integral tentu
fungsi aljabar dan fungsi trigonometri.
Menghitung luas daerah dan volume benda putar
dengan menggunakan integral.
6.
Mengolah, menyajikan dan
menafsirkan data, mampu memahami kaidah pencacahan, permutasi, kombinasi dan peluang kajadian serta mampu menerapkannya dalam pemecahan masalah.
Menghitung ukuran pemusatan dari data dalam
bentuk tabel, diagram atau grafik.
Menyelesaikan masalah sehari-hari dengan
menggunakan kaidah pencacahan, permutasi atau kombinasi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
peluang suatu kejadian.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Matriks

Matriks adalah sekumpulan bilangan yang disusun secara baris dan kolom dan ditempatkan pada kurung biasa atau kurung siku. Penulisan matriks: \begin{pmatrix} 2 & 3 \\ 1 & 4 \end{pmatrix} atau \begin{bmatrix} 2 & 3 \\ 1 & 4 \end{bmatrix} Ordo suatu matriks adalah bilangan yang menunjukkan banyaknya baris (m) dan banyaknya kolom (n). \begin{pmatrix} 2 & 3 & 5 \\ 1 & 4 & -7 \end{pmatrix} Matriks di atas berordo 3x2. Matriks Identitas (I) Matriks identitas (I)adalah matriks yang nilai-nilai elemen pada diagonal utama selalu 1. I= \begin{pmatrix} 1 & 0 & 0 \\ 0 & 1 & 0 \\ 0 & 0 & 1 \end{pmatrix} Matriks Transpose (At) Matriks transpose adalah matriks yang mengalami pertukaran elemen dari baris menjadi kolom dan sebaliknya. Contoh: A= \begin{pmatrix} 2 & 3 & 5 \\ 1 & 4 & -7 \end{pmatrix} maka matriks transposenya (At) adalah A^t= \begin{pmatrix} 2 & 1 \\ 3 & 4 \\ 5 & -7 \end{pmatrix} Operasi perhitungan pada matriks Kesamaan 2 matriks 2 matriks dikatakan sama jika ordonya sama dan elemen yang seletak sama. Contoh: \begin{pmatrix} 2 & 3 & 5 \\ 1 & 4 & -7 \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} 2 & 6x & z-y \\ 2y+2 & 4 & -7 \end{pmatrix} Tentukan nilai 2x-y+5z! Jawab: 6x=3 maka x= \frac {1}{2} 2y+2=1 maka y= -\frac {1}{2} z-y=5 maka z= \frac {9}{2} 2x-y+5z = 2\left ( \frac{1}{2} \right ) - \frac {1}{2}+ 5 \left ( \frac{9}{2} \right ) = 23 Penjumlahan matriks 2 matriks bisa dijumlahkan jika ordonya sama dan penjumlahan dilakukan dengan cara menjumlahkan elemen yang seletak. Contoh: \begin{pmatrix} 2 & 3 & 5 \\ 1 & 4 & -7 \end{pmatrix} + \begin{pmatrix} 2 & 6x & z-y \\ 2y+2 & 4 & -7 \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} 4 & 3+6x & 5+z-y \\ 2y+3 & 8 & -14 \end{pmatrix} Pengurangan matriks 2 matriks bisa dikurangkan jika ordonya sama dan pengurangan dilakukan dengan cara mengurangkan dari elemen yang seletak. Contoh: \begin{pmatrix} 2 & 3 & 5 \\ 1 & 4 & -7 \end{pmatrix} - \begin{pmatrix} 2 & 6x & z-y \\ 2y+2 & 4 & -7 \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} 0 & 3-6x & 5-z-y \\ -2y-1 & 0 & 0 \end{pmatrix} Perkalian bilangan dengan matriks Contoh: 3 \begin{pmatrix} 2 & 6x & z-y \\ 2y+2 & 4 & -7 \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} 6 & 18x & 3z-3y \\ 6y+6 & 12 & -21 \end{pmatrix} Perkalian matriks 2 Matriks dapat dikalikan jika jumlah baris matriks A = jumlah kolom matriks B. Penghitungan perkalian matriks: Misalkan: A= \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix} dan B= \begin{pmatrix} p & q \\ r & s \end{pmatrix} maka A \times B= \begin{pmatrix} ap+br & aq+bs \\ cp+dr & cq+ds \end{pmatrix} Contoh: \begin{pmatrix} 2 & 6 \\ 3 & 4 \end{pmatrix} \begin{pmatrix} 9 & 8 \\ 2 & 10 \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} 30 & 76 \\ 35 & 64 \end{pmatrix} Determinan suatu matriks Matriks ordo 2x2 Misalkan: A= \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix} maka Determinan A (ditulis \left\vert A \right\vert ) adalah: \left\vert A \right\vert= a \times d - b \times c Matriks ordo 3x3 Cara Sarrus Misalkan: Jika A= \begin{pmatrix} a & b & c \\ d & e & f \\ g & h & i \end{pmatrix} maka tentukan \left\vert A \right\vert ! \left\vert A \right\vert = \left\vert \begin{matrix} a & b & c \\ d & e & f \\ g & h & i \end{matrix} \right\vert \begin{matrix} a & b \\ d & e \\ g & h \end{matrix} Penghitungan matriks dilakukan dengan cara menambahkan elemen dari kiri atas ke kanan bawah (mulai dari a → e → i, b → f → g, dan c → d → h) lalu dikurangi dengan elemen dari kanan atas ke kiri bawah (mulai dari c → e → g, a → f → h, dan b → d → i) sehingga menjadi: \left\vert A \right\vert = a.e.i + b.f.g + c.d.h - g.e.c - h.f.a - i.d.b Contoh: A= \begin{pmatrix} -2 & 0 & 1 \\ 3 & 2 & -1 \\ 1 & -3 & 5 \end{pmatrix} maka tentukan \left\vert A \right\vert ! \left\vert A \right\vert = \left\vert \begin{matrix} -2 & 0 & 1 \\ 3 & 2 & -1 \\ 1 & -3 & 5 \end{matrix} \right\vert \begin{matrix} -2 & 0 \\ 3 & 2 \\ 1 & -3 \end{matrix} \left\vert A \right\vert = (-2.2.5) + (0.-1.-1) + (1.3.-3) - (1.2.1) - (-2.-1.-3) - (0.3.5) = -20+0-9-2+6-0 = -25 Cara ekspansi baris-kolom Misalkan: Jika P= \begin{pmatrix} -2 & 0 & 1 \\ 3 & 2 & -1 \\ 1 & -3 & 5 \end{pmatrix} maka tentukan \left\vert P \right\vert dengan ekspansi baris pertama! \left\vert P \right\vert= -2 \left\vert \begin{matrix} 2 & -1 \\ -3 & 5 \end{matrix} \right\vert -0 \left\vert \begin{matrix} 3 & -1 \\ 1 & 5 \end{matrix} \right\vert +1 \left\vert \begin{matrix} 3 & 2 \\ 1 & -3 \end{matrix} \right\vert \left\vert P \right\vert= -2 (10-3) -0 + 1(-9-2) = -25 Matriks Singular Matriks singular adalah matriks yang nilai determinannya 0. Contoh: P= \begin{pmatrix} -4 & 5x\\ -x & 20 \end{pmatrix} Jika A matriks singular, tentukan nilai x! Jawab: -80+5x^2 = 0 5 (x^2-16)=0 x = -4 vs x=4 Invers matriks Invers matriks 2x2 Misalkan: A= \begin{pmatrix} a & b\\ c & d \end{pmatrix} maka inversnya adalah: A^{-1}= \frac {1}{\left\vert A \right\vert} \begin{pmatrix} d & -b\\ -c & a \end{pmatrix} = \frac {1}{a.d-b.c} \begin{pmatrix} d & -b\\ -c & a \end{pmatrix} Sifat-sifat invers matriks A . A^{-1} = I = A^{-1}. A (AB)^{-1} B^{-1}. A^{-1} (A^{-1})^{-1} = A AI = A = IA Persamaan matriks Tentukan X matriks dari persamaan: Jika diketahui matriks A.X=B A.X=B A^{-1}.A.X = A^{-1}.B I.X = A^{-1}.B X= A^{-1}.B Jika diketahui matriks X.A=B X.A=B X.A.A^{-1} = B.A^{-1} X.I = B.A^{-1} X= B.A^{-1}

Selasa, 23 Oktober 2012

Pembahasan Soal Matematika tahun 2012 (Sebagai Tugas TIK)

 Berikut ini adalah pembahasan UN Matematika SMA tahun 2012. Pembahasan soal UN Matematika SMA 2012 ini disertai dengan pembahasan cara cepat dan TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS.
Bila ingin mempelajari lebih jauh bagaimana metode TRIK SUPERKILAT dan SMART SOLUTION MATEMATIKA bisa dilihat pada Modul SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT UN Matematika 2012 yang pernah di unggah di bagian sidebar blog ini.

Nah, untuk UN Matematika tahun 2012 ini, ternyata tidak banyak kejutan, karena soal yang keluar nyaris serupa dengan indikator dan tidak jauh melenceng dengan yang selama ini diprediksikan bakal keluar. Dan mungkin ada beberapa soal yang mirip dan bahkan persis dengan soal-soal prediksi yang pernah diunggah di blog berbagi dan belajar serta dalam modul TRIK SUPERKILAT yang sudah anda unduh kemarin sebelum UNAS...

Oke langsung saja, untuk mengunduh fike pembahasan soal UN Matematika SMA Program IPA 2012 (TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS) bisa klik pada tautan berikut: Download di sini
Dan untuk jilid ke dua . Pembahasan Soal Matematika Jilid 2
Semoga Bermanfaat 
 

Sabtu, 13 Oktober 2012

RUMUS - RUMUS TRIGONOMETRI

RUMUS - RUMUS TRIGONOMETRI

A. Bentuk Umum


B. Sudut-Sudut Istimewa


Tips Internet

trik gratis telkomsel khusus java s40

selamat pagi semua... kali ini aone mau bagi trik gratis telkomsel khusus buat hp java s40. langsung saja.......! pertama pasti'in sc kalian erott karena trik ini test di snc erott. kedua silahkan di comot tool'nya di bawah ini: UC:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review